_*****_
menerawang bulan saja ku tak sanggup
apatah lagi melepas peluh seputar bima sakti
lantas kapan ku singgah di andromeda
Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb.
izinkan aku berteriak menembus dinding hening kelam oleh sesal
terpaksa aku bernapas dalam hampa
kusiksa diriku sendiri dalam sesak
nurani maafkan aku
sering kulukai kulit halusmu
nurani aku rindu kamu
mendekatlah sayang, dekap aku dan janganlah bosan
aku berhasrat padamu, temani aku hingga sampai kita di taman eden
atau kau rindukan firdaus? pintalah pada Tuan kita sayang
meskipun kamu bilang aku tak pantas
apatah lagi melepas peluh seputar bima sakti
lantas kapan ku singgah di andromeda
Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb. Ya Rabb.
izinkan aku berteriak menembus dinding hening kelam oleh sesal
terpaksa aku bernapas dalam hampa
kusiksa diriku sendiri dalam sesak
nurani maafkan aku
sering kulukai kulit halusmu
nurani aku rindu kamu
mendekatlah sayang, dekap aku dan janganlah bosan
aku berhasrat padamu, temani aku hingga sampai kita di taman eden
atau kau rindukan firdaus? pintalah pada Tuan kita sayang
meskipun kamu bilang aku tak pantas
0 Comments:
Post a Comment
<< Home